SIBERIAN HUSKY
Nama lain : Husky / Huskie, Chukcha / Chuksha.
Origin : Timur-Laut Siberia
Warna : Hitam-Putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky)
Origin : Timur-Laut Siberia
Warna : Hitam-Putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky)
Kata Siberian Husky sendiri merujuk kepada istilah darimana anjing jenis tersebut berasal, yakni Siberia.
Sementara istilah Husky berasal dari kata “Eski” yang merunut kepada
istilah “Eskimo”, yakni anjing yang sering digunakan oleh Orang-orang
Eskimo.
Anjing Chukchi (cikal bakal Siberian Hushky) pertama kali diimport ke
Alaska adalah pada tahun 1908. Awalnya mereka diistilahkan masyarakat
lokal dengan Siberian Rat (Tikus Siberia) karena proporsi tubuh
mereka yang cenderung lebih kecil daripada anjing-anjing lokal lainnya.
Namun dengan stamina dan tenaga berlari yang luar biasa anjing ini
lantas menjadi favorit bagi para pengguna anjing.
Meskipun memiliki tampang yang “serius” dengan aksentuasi wajah dan
pandangan mata tajam, sebenarnya Siberian Husky merupakan anjing yang
tergolong ramah bagi manusia dan hewan lain. Manurut sejarawan dan para
naturalis hal tersebut disebabkan karena semenjak jenis ini terpisah
dari nenek moyangnya secara habitat, mereka hidup bersama dengan Suku Chukchi (suku asli daerah tersebut) dan dijadikan sebagai anjing pekerja (Working Dog) serta anjing sahabat (Companion Dog)
sehingga dari tahun ke tahun tingkat keagrsifannya jauh berkurang. Oleh
suku tersebut anjing jenis ini diberikan tugas sebagai penarik kereta
salju (Sled) dengan membawa beberapa muatan hingga sangat berat
melewati daerah bersalju yang keras dan sulit dilewati. Dengan
keberadaan anjing ini, memudahkan masyarakat Suku Chukchi kala itu untuk
berniaga dan bermigrasi ke tempat-tempat yang sangat jauh dari
komunitas asli mereka.
Kereta salju biasanya ditarik oleh 6, 12 hingga 22 ekor anjing yang
ditempatkan secara berpasang-pasangan sesuai dengan peran dan
keseimbangan serta ketahanan fisik mereka. Jenis anjing yang digunakan
bisa menggunakan 1 (satu) jenis trah ataupun campuran.
- 1 pasang terdepan sebagai Dogs Leader, pemimpin kawanan anjing.
- 1 pasang di belakangnya sebagai Swing Dog, bertugas menjaga irama lari anjing-anjing yang berada di belakangnya.
- 3 pasang sebagai Team Dog, sebagai pemberi tenaga dalam berlari.
- 1 pasang sebagai Wheel Dog, sebagai penyetir dan penarik beban terberat saat melewati daerah yang sulit, umumnya digunakan jenis Alaskan Malamute atau Anjing Greenland karena memiliki daya tarik yang lebih kuat.
Sled Dog sering juga diistilahkan dengan Mush / Mushing.
Para pengendara sled menggunakan “Mush!” atau “Hike!” untuk
memerintahkan anjing-anjingnya berlari. Perlombaan yang seringkali
dilangsungkan setiap tahunnya adalah American Dog Derby, Iditarod Trail
Sled Dog Race dan juga Yukon Quest. Perlombaan ini memakan beberapa
etape yang kesemuanya berjarak 100 hingga 1.000 mil jauhnya. Ketahanan
stamina serta kekuatan dari Siberian Husky membuatnya sanggup berlari
bersama dari 25 mil hingga 100 mil per hari.
Siberian Husky sebagai anjing penarik sled telah membuktikan kehormatannya dalm peristiwa yang dikenal dengan Great Race of Mercy pada tahun 1925. Yakni peristiwa dimana 20 orang Musher
(pengendara sled) dan sekitar 150 anjing berlomba dari Kota Nenana ke
Kota Nome yang berjarak 600 mil (sekitar 1.085km) jauhnya membawa serum
bagi masyarakat Kota Nome yang sedang terjangkiti diphteria. Pada tanggal 3 February 1925, Gunnar Kaasen tiba pertama kali di Nome dengan serum tersebut. Kawanan anjing-anjingnya dipimpin oleh anjingnya yang bernama Balto.
Untuk mengenang peristiwa tersebut lalu diadakanlah perlombaan tahunan Iditarod Trail Sled Dog
dengan jalur perlombaan yang sama dengan jalur Great Race of Mercy.
Selain itu untuk mengenang para anjing Siberian Husky yang telah
berjasa, dibuatlah patung perunggu Anjing Balto di Central Park kota New
York, sedangkan Balto sendiri meninggal pada tahun 1933, diawetkan dan
diletakkan di Cleveland Museum of Natural History.
Anjing Jenis Siberian Husky diakui di Amerika sebagai anjing ras pertama kalinya adalah pada tahun 1930 oleh American Kennel Club,
1939 diakui oleh Canada dan semenjak itu menyebar ke seluruh penjuru
dunia. Hingga saat ini jenis Siberian Husky yang ada merupakan hasil
dari kennel milik Leonhard Seppala, yakni seorang
pembalap sled legendaris yang pertama kali membiakkan dan
mengkonsentrasikan dengan sungguh-sungguh anjing ini sebagai penarik
kereta salju. Peran Siberian Husky lainnya adalah mengantarkan Admiral Richard E. Byrd ke Kutub Selatan dan melintasi lebih dari 16.000 mil garis pantai pada tahun 1928-1930.
Penampilan :
Perawakan fisik sekilas mirip dengan kerabatnya yakni Alaskan
Malamute dan Anjing Greenland dengan bulu lurus tebal, moncong panjang,
telinga yang berdiri tegak serta aksentuasi bulu berwarna putih yang
menyerupai bentuk trisula. Perbedaannya adalah bentuk tubuh Siberian
Husky yang cenderung lebih kecil yakni 20-27 kg namun tetap terlihat
kompak dan seimbang.
Warna bulu pada umumnya hitam-putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti
merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada
Jenis Siberian Husky). Tidak sedikit di pasaran pecinta anjing jenis ini
warna cukup menentukan tinggi rendahnya harga anjing ini.
Siberian Husky memiliki warna mata yang unik, yakni berwarna biru-es, biru gelap, amber
(kuning tembaga kecoklatan), dan coklat. Sering dijumpai kasus dimana
sepasang mata yang dimiliki memiliki warna yang saling berbeda, misalnya
biru dan coklat, hal ini dinamakan dengan complete heterochromia,
pada kasus lainnya terdapat juga kasus dimana setiap bola mata memiliki
warna lebih dari satu seperti separuh biru separuh coklat yang disebut
dengan partial heterochromia.
Bulu yang dimiliki oleh Siberian Husky cenderung lebih tebal
dibandingkan dengan anjing jenis lainnya. Karena tinggal di daerah kutub
bulu-bulunya dapat menjaga kehangatan anjing ini hingga suhu udara -50
s/d -60 derajad celcius. Bulu anjing ini akan beradaptasi dengan
lingkungan tempat dan musim ia tinggal, pada musim panas bulu-bulunya
akan mengalami kerontokan sama halnya jika ia tinggal di daerah
non-kutub, kerapatan bulu-bulunya akan berbeda dengan kawanannya yang
tinggal di daerah dingin.
Bentuk ekor Siberian Husky yang baik menurut AKC (American Kennel
Club) adalah dipenuhi dengan bulu lebat dan tidak terlalu melingkar ke
atas hingga menyentuh tubuh anjing. Ekor yang baik cenderung mengarah ke
bawah saat anjing tenang, dan mengangkat ke atas (sekitar 45 derajad
kemiringan) saat anjing berlari.
Perilaku :
Siberian Husky cukup pintar, menurut buku The Intelegence of Dogs
karya Stanley Coren, anjing ini masuk ke dalam peringkat 45 bersama
dengan jenis anjing Bichon Frise dan English Toy Spaniel. Anjing ini
tergolong mudah dilatih, ia mudah sekali akrab dengan manusia, karena
itu kurang cocok jika dijadikan sebagai anjing penjaga atau anjing
kepolisian, namun di sisi lain sesuai dengan sejarahnya anjing ini gemar
sekali berlari. Siberian Husky akan senang sekali saat tali tuntun
telah diikatkan di lehernya yang menandakan saatnya ia akan
berjalan-jalan dan berlari. Aktifitas berlari dan menarik beban yang
cukup untuk pelatihan Husky dapat berguna untuk menjaga kualitas ras ini
dan juga menjaga fisik serta stamina agar pikiran dan mentalnya dapat
terus aktif bekerja dan terasah.
Siberian Husky juga tergolong anjing yang mudah sekali bosan, ia akan
menjadi anjing yang lebih baik jika ditangani oleh pemilik yang aktif
dan kreatif menyediakan waktu untuk bermain bersama mereka. Hasilnya
adalah dapat menjadikan mereka seekor companion dog yang diinginkan oleh setiap pemilik anjing.
Kesehatan :
Fisik Siberian Husky dalam merespon keadaan lingkungannya tergolong
cukup kuat, penting sekali untuk menjaga keadaan suhu anjing ini dengan
sering menyisirnya untuk merontokkan bulu-bulu yang sudah mati terlebih
mereka yang hidup di daerah tropis. Hal lainnya yang perlu diperhatikan
adalah kesehatan mata, karena isyu kesehatan jenis ini adalah penyakit
mata yang menurun melalui gen DNA, seperti juvenile cataract, corneal dystrophy, canine glaucoma dan progressive retinal atrophy.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar