Powered By Blogger

Sabtu, 09 Maret 2013

SIBERIAN HUSKY

SIBERIAN HUSKY

Nama lain : Husky / Huskie, Chukcha / Chuksha.
Origin : Timur-Laut Siberia
Warna : Hitam-Putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky)
Jenis Anjing Siberian HuskyBanyak orang mengira Siberian Husky adalah campuran anjing dengan serigala, sedikit banyak bisa dibenarkan karena memang menurut analisis DNA terakhir ini mendapati bahwa Siberian Husky merupakan salah satu ras anjing tertua di dunia. Dari kedekatan genetikanya dengan serigala dapat dilihat dari perawakannya yang memang menyerupai nenek moyangnya itu, namun beberapa bentuk fisik dapat dijumpai saat mereka disejajarkan secara bersama, terlihat bahwa nampak perbedaan diantara mereka. Selain itu kebiasaan Husky yang melolong dibandingkan menggonggong yang merupakan kebiasaan umum yang dijumpai pada serigala untuk memanggil kawanannya pada saat berburu.
Kata Siberian Husky sendiri merujuk kepada istilah darimana anjing jenis tersebut berasal, yakni Siberia. Sementara istilah Husky berasal dari kata “Eski” yang merunut kepada istilah “Eskimo”, yakni anjing yang sering digunakan oleh Orang-orang Eskimo.
Anjing Chukchi (cikal bakal Siberian Hushky) pertama kali diimport ke Alaska adalah pada tahun 1908. Awalnya mereka diistilahkan masyarakat lokal dengan Siberian Rat (Tikus Siberia) karena proporsi tubuh mereka yang cenderung lebih kecil daripada anjing-anjing lokal lainnya. Namun dengan stamina dan tenaga berlari yang luar biasa anjing ini lantas menjadi favorit bagi para pengguna anjing.
Meskipun memiliki tampang yang “serius” dengan aksentuasi wajah dan pandangan mata tajam, sebenarnya Siberian Husky merupakan anjing yang tergolong ramah bagi manusia dan hewan lain. Manurut sejarawan dan para naturalis hal tersebut disebabkan karena semenjak jenis ini terpisah dari nenek moyangnya secara habitat, mereka hidup bersama dengan Suku Chukchi (suku asli daerah tersebut) dan dijadikan sebagai anjing pekerja (Working Dog) serta anjing sahabat (Companion Dog) sehingga dari tahun ke tahun tingkat keagrsifannya jauh berkurang. Oleh suku tersebut anjing jenis ini diberikan tugas sebagai penarik kereta salju (Sled) dengan membawa beberapa muatan hingga sangat berat melewati daerah bersalju yang keras dan sulit dilewati. Dengan keberadaan anjing ini, memudahkan masyarakat Suku Chukchi kala itu untuk berniaga dan bermigrasi ke tempat-tempat yang sangat jauh dari komunitas asli mereka.
Siberian Husky Sled DogKetahanan dan kekuatan yang ditunjukkan oleh Siberian Husky untuk menarik kereta salju memberikan mereka julukan sebagai juaranya Anjing Penarik Kereta Salju (Sled Dog) dan hingga kini kebanyakan dari perlombaan Sled Dog masih tetap menggunakan Husky sebagai penarik sled yang utama selain jenis lainnya seperti Alaskan Malamute, Anjing Greenland dan Samoyed.


Kereta salju biasanya ditarik oleh 6, 12 hingga 22 ekor anjing yang ditempatkan secara berpasang-pasangan sesuai dengan peran dan keseimbangan serta ketahanan fisik mereka. Jenis anjing yang digunakan bisa menggunakan 1 (satu) jenis trah ataupun campuran.
  • 1 pasang  terdepan sebagai Dogs Leader, pemimpin kawanan anjing.
  • 1 pasang di belakangnya sebagai Swing Dog, bertugas menjaga irama lari anjing-anjing yang berada di belakangnya.
  • 3 pasang sebagai Team Dog, sebagai pemberi tenaga dalam berlari.
  • 1 pasang sebagai Wheel Dog, sebagai penyetir dan penarik beban terberat saat melewati daerah yang sulit, umumnya digunakan jenis Alaskan Malamute atau Anjing Greenland karena memiliki daya tarik yang lebih kuat.
Sled Dog sering juga diistilahkan dengan Mush / Mushing. Para pengendara sled menggunakan “Mush!” atau “Hike!” untuk memerintahkan anjing-anjingnya berlari. Perlombaan yang seringkali dilangsungkan setiap tahunnya adalah American Dog Derby, Iditarod Trail Sled Dog Race dan juga Yukon Quest. Perlombaan ini memakan beberapa etape yang kesemuanya berjarak 100 hingga 1.000 mil jauhnya. Ketahanan stamina serta kekuatan dari Siberian Husky membuatnya sanggup berlari bersama dari 25 mil hingga 100 mil per hari.
Gunnar Kaasen dan Balto
Gunnar Kaasen dan Balto
Siberian Husky sebagai anjing penarik sled telah membuktikan kehormatannya dalm peristiwa yang dikenal dengan Great Race of Mercy pada tahun 1925. Yakni peristiwa dimana 20 orang Musher (pengendara sled) dan sekitar 150 anjing berlomba dari Kota Nenana ke Kota Nome yang berjarak 600 mil (sekitar 1.085km) jauhnya membawa serum bagi masyarakat Kota Nome yang sedang terjangkiti diphteria. Pada tanggal 3 February 1925, Gunnar Kaasen tiba pertama kali di Nome dengan serum tersebut. Kawanan anjing-anjingnya dipimpin oleh anjingnya yang bernama Balto.
Untuk mengenang peristiwa tersebut lalu diadakanlah perlombaan tahunan Iditarod Trail Sled Dog dengan jalur perlombaan yang sama dengan jalur Great Race of Mercy. Selain itu untuk mengenang para anjing Siberian Husky yang telah berjasa, dibuatlah patung perunggu Anjing Balto di Central Park kota New York, sedangkan Balto sendiri meninggal pada tahun 1933, diawetkan dan diletakkan di Cleveland Museum of Natural History.
Patung Balto
Patung Balto di Central Park, New York
Balto di Cleveland Museum of Natural History
Balto di Cleveland Museum of Natural History

Anjing Jenis Siberian Husky diakui di Amerika sebagai anjing ras pertama kalinya adalah pada tahun 1930 oleh American Kennel Club, 1939 diakui oleh Canada dan semenjak itu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Hingga saat ini jenis Siberian Husky yang ada merupakan hasil dari kennel  milik Leonhard Seppala, yakni seorang pembalap sled legendaris yang pertama kali membiakkan dan mengkonsentrasikan dengan sungguh-sungguh anjing ini sebagai penarik kereta salju. Peran Siberian Husky lainnya adalah mengantarkan Admiral Richard E. Byrd ke Kutub Selatan dan melintasi lebih dari 16.000 mil garis pantai pada tahun 1928-1930.

Penampilan :
Perawakan fisik sekilas mirip dengan kerabatnya yakni Alaskan Malamute dan Anjing Greenland dengan bulu lurus tebal, moncong panjang, telinga yang berdiri tegak serta aksentuasi bulu berwarna putih yang menyerupai bentuk trisula. Perbedaannya adalah bentuk tubuh Siberian Husky yang cenderung lebih kecil yakni 20-27 kg namun tetap terlihat kompak dan seimbang.
Warna bulu pada umumnya hitam-putih, Abu-Putih, Merah Tembaga-Putih, dan Agouti (seperti merah tembaga, tergolong warna yang cukup langka yang didapati pada Jenis Siberian Husky). Tidak sedikit di pasaran pecinta anjing jenis ini warna cukup menentukan tinggi rendahnya harga anjing ini.
Siberian Husky memiliki warna mata yang unik, yakni berwarna biru-es, biru gelap, amber (kuning tembaga kecoklatan), dan coklat. Sering dijumpai kasus dimana sepasang mata yang dimiliki memiliki warna yang saling berbeda, misalnya biru dan coklat, hal ini dinamakan dengan complete heterochromia, pada kasus lainnya terdapat juga kasus dimana setiap bola mata memiliki warna lebih dari satu seperti separuh biru separuh coklat yang disebut dengan partial heterochromia.
Bulu yang dimiliki oleh Siberian Husky cenderung lebih tebal dibandingkan dengan anjing jenis lainnya. Karena tinggal di daerah kutub bulu-bulunya dapat menjaga kehangatan anjing ini hingga suhu udara -50 s/d -60 derajad celcius. Bulu anjing ini akan beradaptasi dengan lingkungan tempat dan musim ia tinggal, pada musim panas bulu-bulunya akan mengalami kerontokan sama halnya jika ia tinggal di daerah non-kutub, kerapatan bulu-bulunya akan berbeda dengan kawanannya yang tinggal di daerah dingin.
Bentuk ekor Siberian Husky yang baik menurut AKC (American Kennel Club) adalah dipenuhi dengan bulu lebat dan tidak terlalu melingkar ke atas hingga menyentuh tubuh anjing. Ekor yang baik cenderung mengarah ke bawah saat anjing tenang, dan mengangkat ke atas (sekitar 45 derajad kemiringan) saat anjing berlari.
Mata Siberian Husky
Mata Biru Siberian Husky
Heterochromia pada Siberian Husky
Heterochromia pada Siberian Husky

Perilaku :
Siberian Husky cukup pintar, menurut buku The Intelegence of Dogs karya Stanley Coren, anjing ini masuk ke dalam peringkat 45 bersama dengan jenis anjing Bichon Frise dan English Toy Spaniel. Anjing ini tergolong mudah dilatih, ia mudah sekali akrab dengan manusia, karena itu kurang cocok jika dijadikan sebagai anjing penjaga atau anjing kepolisian, namun di sisi lain sesuai dengan sejarahnya anjing ini gemar sekali berlari. Siberian Husky akan senang sekali saat tali tuntun telah diikatkan di lehernya yang menandakan saatnya ia akan berjalan-jalan dan berlari. Aktifitas berlari dan menarik beban yang cukup untuk pelatihan Husky dapat berguna untuk menjaga kualitas ras ini dan juga menjaga fisik serta stamina agar pikiran dan mentalnya dapat terus aktif bekerja dan terasah.
Siberian Husky juga tergolong anjing yang mudah sekali bosan, ia akan menjadi anjing yang lebih baik jika ditangani oleh pemilik yang aktif dan kreatif menyediakan waktu untuk bermain bersama mereka. Hasilnya adalah dapat menjadikan mereka seekor companion dog yang diinginkan oleh setiap pemilik anjing.

Kesehatan :
Fisik Siberian Husky dalam merespon keadaan lingkungannya tergolong cukup kuat, penting sekali untuk menjaga keadaan suhu anjing ini dengan sering menyisirnya untuk merontokkan bulu-bulu yang sudah mati terlebih mereka yang hidup di daerah tropis. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah kesehatan mata, karena isyu kesehatan jenis ini adalah penyakit mata yang menurun melalui gen DNA, seperti juvenile cataractcorneal dystrophycanine glaucoma dan progressive retinal atrophy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar